Minuman yang Layak Dikonsumsi Untuk Kesehatan

 

Saat bepergian, air minum dalam kemasan (AMDK) senantiasa jadi sahabat setia buat melindungi ion Anda supaya tetap dikelilingi oleh molekul. Tetapi, tidak semua minuman dalam kemasan dapat diminum setiap hari. Gimana metode memilihnya? Ikuti sepenuhnya dalam pembahasan berikut ini.

Proses Pengolahan Air Mineral Dalam Kemasan

 

Air amat diperlukan sebab merupakan komponen terbesar di badan manusia. Air penting dalam membantu tubuh untuk mengoptimalkan kerja organ. Sayangnya, belum semua orang Indonesia memenuhi kebutuhan cairan hariannya.

Dari hasil riset dalam Journal of Nutrition pada 2018 yang dilakukan oleh Laksmi, dkk, satu dari 5 anak-anak serta anak muda di Indonesia masih belum cukup minum air putih. Apalagi, satu dari 4 orang dewasa juga belum cukup minum.

Di bawah ini 4 tipe minuman yang umum tersebar di Indonesia.

Air Mineral

Air mineral ialah air yang memiliki mineral dalam jumlah tertentu tanpa akumulasi mineral dalam prosesnya. Air mineral mempunyai pH 6–8,5. Untuk prosesnya ini untuk mineral AMDK juga sangat dipertahankan kealamian dari air tersebur sampai langsung menuju ke tangan konsumen.

Air Demineral

 

Air demineral tidak memiliki mineral. Isi mineralnya dihilangkan saat pemrosesannya. Diproses dengan metode destilasi, reverse osmosis, ataupun deionisasi. Air demineral mempunyai pH 5,0– 7,5.

Air Beroksigen

 

Untuk air beroksigen ini bisa berbentuk air mineral ataupun juga air demineral. Proses air ini ditambahkan oksigen dalam takaran jumlah tertentu. Air mineral beroksigen ini memiliki pH sekitar 6,0–8,5. Sedangkan untuk air demineral beroksigen memiliki pH sekitar 5,0–7,5

Air pH Tinggi

Air dengan pH tinggi biasa disebut dengan air alkali merupakan air minum dalam bentuk kemasan yang telah diproses secara elektrolisis ataupun juga ionisasi. Untuk air ini mempunyai kisaran pH sekitar 8,5– 9,97.

Saat ini Anda telah mengetahui tipe air minum dalam kemasan yang tersebar di Indonesia. Berikutnya, Anda perlu mengetahui metode pemilihan minuman yang layak diminum.

Semua air minum di dalam kemasan boleh serta layak diminum selama terdapat izin resmi dari Badan Pengawas Obat serta Makanan (BPOM). Tetapi, senantiasa terdapat opsi yang lebih baik supaya khasiat kesehatan dalam air minum dapat dialami maksimal.

Air mineral dapat jadi opsi utama sebagai mengkonsumsi setiap hari. Air mineral mempunyai pH normal serta memiliki mineral alami yang berguna buat tubuh Anda.

Untuk itu, dalam menyikapi tiap informasi yang tersebar, Anda  wajib melihat sumber serta kredibilitasnya. Di bawah ini sebagian mitos serta fakta seputar air minum yang perlu diketahui.

Air Beroksigen Bisa Tingkatkan Performa Fisik

Mitos : Badan mengambil oksigen lewat sistem respirasi yang berpusat pada organ paru-paru. Oleh sebab itulah, berdasarkan dari riset yang telah dilakukan maka minuman beroksigen ini dianggap tidak akan bisa meningkatkan performa fisik seseorang.

Mengkonsumsi Air Demineral Jangka Panjang Tidak Dianjurkan

Fakta : WHO mengatakan kalau mau mengkonsumsi air demineral untuk jangka waktu yang lama maka bisa meningkatkan sebuah resiko masalah kesehatan.

Air pH Tinggi Tidak Dapat Meningkatkan pH Darah

 

Fakta : Minum air pH tinggi ataupun air alkali tidak mengganti pH darah, sebab badan manusia akan mengendalikan pH darah dalam badan dalam penyeimbang.

Air Demineral Dapat Menurunkan Berat Badan

Mitos : Berat badan ditetapkan oleh konsumsi tenaga. Apabila Anda makan melebihi kebutuhan badan, berat badan Anda akan meningkat. Apabila Anda makan dibawah kebutuhan tenaga badan, berat badan Anda akan menurun.

Inilah pentingnya minuman yang menyehatkan untuk Anda semua. Yuk, beli minuman kesehatan berkualitas di TaniHub dengan harga terjangkau.