Cara Memilih Deposito Yang Aman Bagi Nasabah

Deposito merupakan salah satu jenis investasi pasar uang primadona yang berbentuk uang yang disimpan di dalam rekening yang telah dikenal oleh masyarakat Indonesia. Hingga saat, ini deposito masih banyak diminati meskipun telah muncul berbagai varian investasi lainnya yang menawarkan keuntungan lebih besar. kita sebut saja seperti reksadana dan juga saham. Deposito terbaik dapat menjanjikan pengembalian uang dengan besaran bunga yang kompetitif serta keamanan yang terjamin. Selain itu, investasi jenis yang satu ini memanglah relatif stabil, dan juga minim risiko, serta tenor yang juga lebih fleksibel sehingga dapat dicairkan dalam jangka waktu yang cukup pendek. Namun, salah satu kelemahan yang dimiliki oleh deposito ialah bunganya yang bisa dikatakan relatif kecil serta ketentuan penalti tenor jika nasabah mengambil dana sebelum tenornya berakhir. Namun, salah satu keunggulan yang dimiliki deposito jika dibandingkan dengan instrumen investasi lainnya ialah dana nasabah akan diawasi langsung oleh Lembaga Penjamin Simpanan atau yang sering disebut LPS.

Lalu, apa sebenernya LPS itu? LPS atau Lembaga Penjaminan Simpanan adalah suatu lembaga independen yang dibentuk oleh pemerintah dan perbankan Indonesia yang didasari oleh Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2004 yang sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2009. Lembaga yang satu inilah yang akan memastikan simpanan nasabah bisa tetap aman jika bank suatu saat terkena masalah. LPS mempunyai sumber uang untuk dapat melakukan penjaminan simpanan seperti premi asuransi yang dibayar oleh bank peserta LPS. Dan penjaminan ini diharuskan membayar premi berdasarkan jumlah simpanan yang hendak dijamin. Jika anda ingin memulai mencoba deposito, carilah deposito dengan bunga tinggi namun aman. Selain itu, beberapa hal lain juga perlu Anda pertimbangkan saat akan memiliki deposito. Diantaranya, ialah:

1. Reputasi bank

Yang pertama, Anda harus bisa memperhatikan bagaimana reputasi suatu bank sebelum menaruh uang Anda di sana. Bank tempat Anda akan menaruh deposito haruslah memenuhi standar kesehatan yang telah ditentukan oleh Bank Indonesia. Tujuannya ialah agar terhindar dari risiko kebangkrutan. Tidak hanya itu saja, bank yang mempunyai reputasi yang baik juga memiliki pelayanan yang bagus serta dapat memuaskan nasabah, dan itu termasuk rasa aman. Anda juga harus melihat layanan bank yang mempunyai standar pelayanan yang baik serta yang dapat memuaskan nasabah. Sehingga, selain karena aman, Anda juga akan merasa nyaman mempunyai deposito di Bank tersebut.

2. Suku bunga deposito

Memperhatikan besaran suku bunga deposito tentunya menjadi salah satu hal yang harus dipertimbangkan sebelum memilih bank untuk menyimpan deposito. Anda dapat mencoba untuk membandingkan bunga deposito antar bank berbeda agar dapat melihat bank mana saja yang menawarkan bunga deposito yang tertinggi. Dan jika semakin tinggi bunga deposito, maka tentunya keuntungan yang didapat juga semakin besar. Dan jika Anda mencari deposito terbaik , Anda harus membandingkan depositonya

3. Jangka waktu deposito

Periode jangka waktu deposito memiliki dampak yang cukup besar pada besaran bunga deposito yang diberikan oleh Bank. Dan juga biasanya, jangka waktu untuk produk deposito ialah mulai dari 1 bulan, hingga paling lama adalah 24 bulan. Cobalah untuk memilih jangka waktu yang sesuai dengan kebutuhan Anda ke depan.

4. Biaya deposito

Sebenarnya, tidak semua bank menarik biaya administrasi per bulan dan biaya penalti jika kamu melakukan penarikan uang sebelum tanggal jatuh tempo. Tapi, alangkah baiknya jika memastikan terlebih dulu apakah bank yang diinginkan mempunyai biaya-biaya admin atau tidak. Selain itu, perhatikan juga besarnya biayanya dan pilihlah yang paling menguntungkan untuk Anda.

5. Penarikan dana sebelum tanggal jatuh tempo

Penarikan dana yang dilakukan sebelum jatuh tempo deposito dapat dikenakan penalti. Rata-rata, bank akan menghilangkan kesempatan nasabahnya untuk memperoleh bunga sebagai penaltinya, tapi tentunya kebijakan di setiap bank berbeda-beda, sehingga Anda harus memastikannya sendiri.

6. Fitur yang diberikan

Yang terakhir ialah mengenai fitur, Anda harus memahami fitur apa saja yang diberikan oleh pihak bank kepada nasabah yang menyimpan deposito. Misalnya saja, fasilitas perpanjangan deposito otomatis yang tentunya akan sangat memudahkan bagi nasabah.